• PPDB 2016

  • Asrama

  • Event PPDB

  • Kegiatan Adiwiyata
 

Berita Update

Seminar IT bersama UAD

MAN Yogyakarta II bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik Informatika (BEM FTI) Universita Ahmad Dahlan mengadakan seminar yang bertema Mengembangkan Wawasan Generasi Muda dan Teknologi. Bertempat di Aula lantai 3 MAN Yogyakarta II dan dihadiri kurang lebih 130 siswa kelas XII dari semua peminatan. Kegiatan  ini berlangsung Selasa (2/8) dari  08.00 hingga 11.35 WIB. Muh. Lala Nur Syarif selaku ketua panitia kegiatan berharap seminar ini selain untuk mensukseskan program kerja himpunan mahasiswanTeknik Informatika UAD juga dapat mendorong minat siswa untuk lebih mendalami informatika dan teknologi yang sekarang ini semakin vital. “Dengan seminar ini siswa juga dapat mengoptimalkan fungsi teknologi terutama internet dan dapat mengaplikasikan dan mencermati kondisi sosial masyarakat saat ini,” jelas Syarif. Lebih lanjut Syarif menjelaskan bahwa dengan kegiatan ini dapat meningkatkan sumber daya manusia yang handal di bidang informatika dan teknologi. Alvinditya dan Gontang R.P dari FTI UAD sebagai narasumber menegaskan era teknologi canggih membuat manusia yang tidak berhubungan dengan internet akan tertinggal dengan peradaban. Internet sangat bermanfaat tapi tentu juga ada mudharat. “Solusinya manusia harus senantiasa eling lan waspada agar tidak diperbudak oleh teknologi itu sendiri,” tegas Alvinditya. (len)

Orientasi Dasar Tegak MAN Yogyakarta II

Siswa baru MAN Yogyakarta II Tahun Pelajaran 2016-2017 mengikuti kegiatan Orientasi Dasar Tegak (ODT). Kegiatan ODT ini berlangsung selama dua hari (30-31/7) di MAN Yogyakarta II. “Selain sebagai perkenalan Kepramukaan di MAN Yogyakarta II, ODT ini juga sebagai tanda bahwa seluruh siswa baru MAN Yogyakarta II sudah naik tingkat dari Penggalang ke Penegak.” Jelas Endang selaku pembina. Kegiatan ODT dikemas secara edukatif dan menarik tetapi tidak meninggalkan karakteristik madrasah. Sabtu (30/7) pukul 15.30 WIB dilaksanakan upacara pembukaan oleh Kepala MAN Yogyakarta II Drs In Amullah MA. Berlanjut penyampaian materi Sejarah Pramuka Indonesia dilaksanakan hingga mendekati waktu Maghrib. Usai peserta mengerjakan sholat berjama’ah disambung tadarus dan sholat Isya’ berjama’ah.  Setelah sholat Isya’ siswa menikmati makan malam bersama di halaman depan. “Sesi makan malam paling berkesan,” ungkap Salsabila. “Makan malam dengan duduk lesehan di lapangan terbuka dan hanya diterangi lilin. Bagi saya ini melatih diri untuk hidup bersahaja dengan segala keterbatasan,” lanjut salsabila. Usai santap malam perkenalan antara Bantara dan Dewan Ambalan berlangsung. Sesi ini diakhiri pukul 21.30 WIB dan siswa beristirahat di tempat yang telah disediakan. Ahad (31/7) pukul 03.00 WIB siswa melaksanakan sholat malam dilanjut dengan sholat Subuh berjama’ah. Pukul 04.30-07.30 WIB peserta melakukan olah raga, diteruskan makan pagi. Sesi yang paling ditunggu siswa sebelum upacara penutupan berlangsung adalah outbond. Ada banyak permainan selama outbond tetapi paling asyik adalah ketika secara berkelompok harus membawa air yang ada dikepala secara beranting dari orang pertama ke orang yang ada dideret paling depan. Ini melatih kami untuk bisa bekerja sama dalam kelompok.” jelas  Aldi peserta dari XIPS2. (len)

 

 

MAN Yogyakarta II Beraksi di Kemah Hijau

MAN Yogyakarta II mendapat kehormatan mengirimkan siswa-siswinya dalam Kemah Hijau yang sebagian besar diikuti oleh madrasah/sekolah adiwiyata di Yogyakarta. Kemah Hijau ini diselenggarakan Badan Lingkungan Hidup di Bumi Perkemahan Hargo Binangun Kaliurang (23-24/7). Dyah Estuti Tri Hartanti selaku pendamping kegiatan Kemah Hijau berharap dengan kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.”Kegiatan ini berlangsung selama dua hari. Selama kegiatan berlangsung peserta dilarang membawa HP, namun demikian siswa tetap antusias mengikuti kegiatan demi kegiatan. Saya sangat puas dan bangga karena tidak salah memilih mereka sebagai kandidat dari MAN Yogyakarta II,” jelas Dyah.

Hari pertama diawali dengan pembangunan tenda serta pengenalan lingkungan sekitar dan perkenalan antar peserta yang dikemas dengan fun games. Setelah permainan dilanjut dengan seminar dan penampilan pentas seni perwakilan dari tiap madrasah/sekolah dengan tema “Bagaimana Cara Melestarikan Lingkungan di Era Global Warning”. Kegiatan di hari pertama ini berakhir pukul 13.00 WIB.Hari kedua dilanjut dengan kegiatan senam pagi dan outbond. Kegiatan outbond ini peserta Kemah Hijau harus menyusuri Kali Kuning. “Dengan kegiatan outbound ini saya dilatih untuk mengenal dan peka lingkungan sekitar,” ungkap Rendy sebagai peserta. “Seru dan asyik!” pungkasnya. Kegiatan Kemah Hijau ini ditutup 14.00 WIB. (len)