• PPDB 2016

  • Asrama

  • Event PPDB

  • Kegiatan Adiwiyata
 

Berita Update

MAN Yogyakarta II Apresiasi Sahabat Perpustakaan

Yogyakarta (Yogya - MAN Yk II) - Dalam rangka membudayakan kebiasaan membaca, berbagai langkah dilakukan Perpustakaan MAN Yogyakarta II. Salah satunya adalah kegiatan Apresiasi Sahabat Perpustakaan Terbaik. Kegiatan apresiasi ini bertujuan untuk meningkatkan minat kunjung, minat meminjam dan minat membaca siswa. Kenapa dimulai dengan minat kunjung? Hal ini untuk lebih mendekatkan perpustakaan sebagai sahabat dan sumber belajar. Harapannya setelah anak bersemangat berkunjung ke perpustakaan, ia akan semakin "akrab"dengan berbagai macam koleksi yang dimiliki, kemudian termotivasi untuk membaca dan meminjam.

Menurut Kepala Perpustakaan MAN Yogyakarta II Sri Narwanti SPd bahwa kegiatan apresiasi ini diukur berdasarkan tingkat kunjungan siswa di perpustakaan dan jumlah buku yang dipinjam. Tingkat kunjungan dipresensi sehingga data bisa jelas dan dapat dipertanggungjawabkan, begitu juga jumlah pinjaman sudah terekam dalam sistem otomasi yang dimiliki Perpustakaan MAN Yogyakarta II. Apresiasi sahabat perpustakaan ini diberikan setiap tiga bulan sekali, dengan memberikan bingkisan dan pin sahabat perpustakaan terbaik dan kali ini bertepatan pada saat apel Senin (9/1). Sahabat yang dipilih dibagi dalam dua ketegori yaitu sahabat putra dan sahabat putri. Pada tahun pelajaran 2016/2017 Perpustakaan MAN Yogyakarta II sudah mengapresiasi periode triwulan pertama dan kedua. Periode triwulan pertama (Juli-September 2016) Sahabat perpustakaan terbaik diberikan kepada Fatimah Hatika K kelas X MIPA 1 dan M Farhan Nassrullah kelas XII IIK. Periode triwulan kedua (Oktober - Desember 2016) apresiasi diberikan kepada Aisyah Giri C kelas X MIPA 1 dan M. Sukron Jamil F kelas X MIPA 2.

Kegiatan ini cukup mampu meningkatkan motivasi siswa dalam meningkatan minat baca. Seperti yang disampaikan Sania siswa kelas X IIK, "Saya akan lebih rajin ke perpustakaan dan pinjam buku, biar periode berikutnya saya yang menjadi sahabat perpustakaan terbaik." Harapannya semoga kegiatan lain Perpustakaan MAN Yogyakarta II dalam meningkatkan minat baca, juga mendapatkan respon yang positif dari seluruh siswa. Semoga! (SrN)

MAN Yogyakarta II Sukses Gelar Festival Bunkasai DIY-Jateng

Yogyakarta (MAN Yk II) - Festival Bunkasai (Lomba dan Festival Budaya Jepang) merupakan kegiatan tahunan yang biasa diselengarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Jepang DIY-Jateng. Festival Bunkasai 2017 kali ini berlangsung di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Yogyakarta II Jl KHA Dahlan 130 Yogyakarta II, Ahad (8/01) dengan mengusung tema “Mirai Ni Saku Yume No Tsubomi” yang berarti Kuncup Impian Yang Akan Mekar.

Drs H In Amullah MA selaku kepala madrasah menyampaikan rasa senangnya karena dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan Festival Bunkasai 2017. “Ini event yang luar biasa. Beruntung MAN Yogyakarta II dipilih menjadi tuan rumah sehingga kami dapat belajar bagaimana panitia mengelola event sebesar ini dengan baik,” jelas Amullah.

“Lomba utama adalah pidato bahasa Jepang. Bagi peraih juara I dan II akan dikirim ke tingkat nasional, yang selanjutnya bagi juara satu, dua, dan tiga serta harapan satu dan dua akan mendapatkan hadiah jalan-jalan ke Jepang gratis selama 10 hari dengan sponsor The Japan Foundation,” jelas Diah Wijiastuti salah satu guru Jepang dan panitia festival ini.

Lebih lanjut Diah menjelaskan untuk lebih memeriahkan digelar lomba lainnya berupa Shodu (kaligrafi Jepang), Karuta (permainan kartu kosakata), Posuta Hapyyou (presentasi poster), Gonduku (membaca teks berkelompok), dan Manga (menggambar komik).

 

Festival yang berlangsung dari 09.00 hingga 15.00 WIB ini juga dimeriahkan oleh grup Nihongo Patners yang terdiri dari para Native Speaker yang bertugas mendampingi pembelajaran bahasa Jepang di beberapa sekolah  di Yogyakarta dengan menampilkan tarian Yapong pada kesempatan kali ini. (len)

MAN Yogyakarta II PAS Momen yang Pas Bentuk Karakter Siswa

Yogyakarta (MAN Yogya II) – MAN Yogyakarta II jadikan Penilaian Akhir Semester (PAS) sebagai momen yang pas untuk membentuk karakter siswa. Sampai hari ini kamis (1/12), PAS sudah berlangsung selama empat hari. Ada dua hal  yang berbeda dengan PAS kali ini. Pertama sebelum pelaksanaan PAS diadakan dzikir dan doa bersama. Kedua adanya lembar penilaian afektif siswa selama PAS berlangsung. Kedua hal tersebut belum pernah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Ini terobosan baru yang dilakukan MAN Yogyakarta II untuk membentuk karakter siswa,” kata Drs H In Amullah MA selaku Kepala Madrasah.

Amullah menjelaskan dengan adanya dzikir dan doa dapat menginggatkan siswa agar selalu dekat dengan Allah. Selain berusaha dengan sungguh-sungguh juga tak lupa berdoa. Hanya orang-orang sombong yang tidak mau berdoa.

Amullah  menambahkan jika adanya lembar penilaian afektif ini sebagai salah satu data yang dapat digunakan guru BK, guru agama, dan guru PPKn membuat penilaian afektif siswa. ”Siswa yang ramai, tidur, menyontek, tidak tertib berpakaian dan tindakan buruk lainnya akan dicatat dalam lembar penilaian afektif oleh pengawas selama ujian berlangsung,” tegas Amullah.

Umi Sholihatun, S.Pd selaku guru BK sekaligus pengawas PAS menyampaikan harapannya jika PAS dapat dijadikan momen membentuk karakter siswa. Diantaranya karakter relijius, disiplin, jujur, percaya diri, dan teliti. “Ya meski masih terlalu dini menyimpulkan namun selama empat hari berlangsung, saya lebih hemat tenaga dalam melakukan pengawasan. Anak lebih tertib dan memanfaatkan waktu dengan baik. Mereka keluar ruangan setelah bel tanda selesai ujian dibunyikan,” katanya.

 

“Meski awalnya saya sempat takut karena soalnya cek point semua kemungkinan banyak anak cepat selesai dan merengek untuk boleh cepat keluar. Alhamdulillah ketakutan saya tidak terjawab,”pungkasnya.(len)